Thursday, 26 June 2008

Ibu...Maafkan Aq anakmu.......


Apakah cerita di bawah ini pernah terjadi pada hidup anda? terus terang saja saya pernah melakukan hal ini. Cerita saya dapatkan dari Temen saya Handy Triyono, semoga bermanfaat.

Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur.

Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.
OngKos upah membantu ibu:
1) Membantu Pergi Ke Warung: Rp20.000
2) Menjaga adik Rp20.000
3) Membuang sampah Rp5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp10.000
5) menyiram bunga Rp15.000
6) Menyapu Halaman Rp15.000
Jumlah : Rp85.000

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar.Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.
1) OngKos mengandungmu selama 9bulan-GRATIS
2) OngKos berjaga malam karena menjagamu - GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu - GRATIS
4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu - GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu - GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si
anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu".Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya : "TELAH DIBAYAR" .

Renungkanlah Saudara ku.......

ANALOGI MENGAGUMKAN


Saat saya buka-buka pesan di FS saya, saya membuka pesan dari temen saya yang membahas adanya Tuhan. Berikut adalah ceritanya.

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya.

Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.Si tukang cukur bilang,"Saya tidak percaya Tuhan itu ada".

"Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si konsumen.
"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada.
Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit? Adakah anak terlantar??
Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan.

Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi. Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.

Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar(mlungker-mlungker-istilah jawa-nya), kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.
Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,
"Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR."
Si tukang cukur tidak terima," Kamu kok bisa bilang begitu ??".
"Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!"
"Tidak!" elak si konsumen.
"Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana", si konsumen menambahkan.
"Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!", sanggah si tukang cukur.
" Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya", jawab si tukang cukur membela diri.
"Cocok!" kata si konsumen menyetujui.
"Itulah point utama-nya!
Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !
Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA.
Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini."
Si tukang cukur terbengong !!!
JIKA KAMU BERPIKIR TUHAN ADA , TERUSKAN PESAN SAYA INI KE ORANG LAIN,
JIKA TIDAK, HAPUS SAJA !!! [^.-]v

Semoga dapat mempertebal keimanan kita kepada Allah SWT, Amin.

Monday, 16 June 2008

Jaga Semangat

Kemarin malam saya mengantarkan Ayah saya ke rumah adik Ibu saya, mumpung Ayah saya lagi di Jakarta , Beliau mengunjungi anak-anaknya dan sanak keluarga yang ada di Sekitar Bekasi. Dan di rumah Paman saya itu saya bertemu dengan saudara sepupu yang kembar. Dan setelah sedikit ngobrol-ngobrol ternyata mereka baru aja lulus dari SMA. Rasanya baru kemaren saya bermaian dengan mereka berdua, saat masih SD main di Purwokerto, dan sekarang sudah menjadi cewek-cewek yang lulus SMA.

Saya pun teringat kembali waktu saya lulus SMA, saya berpikir bahwa jalan ke depan akan tampak mudah, namun kenyataannya tidak demikian. Setelah lulus SMA saya melanjutkan kuliah di salah satu Universitas Negeri di Semarang. Singkat cerita selama saya menjalani kuliah memerlukan perjuangan yang cukup berat (bagi saya) dimana uang saku dari Bokap cuma pas-pasan, malah kebanyakan digunakan untuk membuat tugas-tugas kuliah yang seabrek, mulai dari fotokopi buku, rental komputer, dan pengeluaran-pengeluaran kost yang tak terduga.

Namun, saya merasa tetap lebih beruntung karena mungkin masih ada yang lebih "kekurangan dari saya. Hingga saat lulus kuliah, saya sudah berangan-angan untuk mendapatkan pekerjaan dengan mudah dan gaji yang besar. Namun dalam perjalanan mencari pekerjaan, saya menemui banyak tantangan juga, Namun saya tetap berpikir positif, bahwa bukan hanya saya saja yang kesulitan mencari kerja.

Setelah berbagai tes di beberapa perusahaan saya lalui, akhirnya saya di terima di salah satu perusahaan kontraktor ME. Dan setelah saya masuk, saya mengira akan sedikit merasa santai, karena sudah ada penghasilan, tetapi setelah kerja pun saya dihadapkan pada berbagai macam masalah lain, entah itu hubungan dengan atasan, keluarga, arah karir hingga ke rencana berumah tangga. Bagaimana dengan anda? Cobalah sejenak kita melihat dunia dari sisi yang lain. Kita lihat bahwa kapanpun dan di manapun kita selalu dihadapkan dengan masalah-masalah yang datang seperti tak kunjung henti-hentinya. Namun yakinlah bahwa kita mampu untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

Ada perlunya juga anda mengingat-ingat masalah-masalah yang telah anda pecahkan. Hal ini akan membantu anda untuk menyelesaikan masalah-masalah yang kini sedang anda hadapi. Percayalah bahwa hidup itu merupakan sebuah perjuangan, sehingga di akan selalu dituntut untuk selalu berjuang dari kita lahir hingga kita meninggalkan dunia ini.Yakinlah bahwa perjuangan anda tidak akan sia-sia. Setiap perjuangan akan membuahkan hasil yangn memuaskan.

Seperti pada pertandingan Sepakbola antara Rep. Ceko dengan Turki semalam dalam ajang EURO 2008. Sampai pada menit ke 75 Rep. Ceko masih unggul 2-0 atas Turki, namun dengan melihat Semangat Turki, saya telah yakin bahwa Turki dapat membalikkan keadaan. Dan ternyata prediksi saya tepat! Turki dapat mengalahkan Rep. Ceko untuk lolos ke babak perempat final.

Lihatlah kejadian-kejadian di sekitar anda, temukanlah cara-cara yang telah teruji untuk menggapai sukses, ikutilah "jalan-jalan" yang telah di buka oleh orang-orang yang sukses. Bukankah itu merupakan hal yang mudah untuk meniru sesuatu?


"BERJUANG ITU TIDAK PERNAH SELESAI, KARENA HIDUP, HAKEKATNYA ADALAH PERJUANGAN MANUSIA"
(SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO IX)

Friday, 13 June 2008

In an Instant

Beberapa hari yang lalu saya muter lagunya CREED yang judulnya My Sacrifice, lagu itu membangkitkan kenangan sewaktu saya dan temen-temen nonton festival band di stadion di kampung halaman saya, Kebumen. Saya serasa kembali ke masa lalu ya walaupun ga' ada temen-temen saya, dan di dalam lagu itu saya mendapatkan lirik yang begitu menyentuh hati, tepatnya di bagian akhir dari chorus-nya.

Sebenarnya isi lagu Creed tersebut berbeda dengan kisah yang ingin saya ceritakan. di akhir chorus lagu tersebut ada kalimat "how quickly life can turn around, In an instant". Ya, bagaimana hidup dapat berubah dengan cepat. Saya ingin menceritakan sedikit pengalaman tentang saya dan teman saya sedari kecil.

Saya mempunyai seorang teman bernama ANDRI PRISWANTO, walaupun dari SD-SMP saya selalu satu sekolah sama dia tapi rasanya tidak ada kenangan, mungkin karena dah lupa atau memang ga' pernah bareng. Dan kami akrab malah saat SMA dan saat kuliah padahal kami di sekolah yang berbeda. Dan pada masa- masa itu kami punya kenangan yang pantas untuk di kenang.

Selama masa - masa itu pula saya selalu merasa iri sama dia, karena dia mempunyai segala yang ga' bisa saya dapatkan. Dan singkat cerita sampai dia lulus kuliah dari jogja,sedangkan saya masih menyelesaikan tugas akhir saya. Dia Kemudian merantau ke Jakarta dan diterima di suatu perusahaan yang ternama. Belum satu minggu dia menjalani training diperusahaan tersebut terdengar kabar bahwa dia sakit dan sampai dibawa pulang ke kampung halaman untuk berobat di Jogja.

Setelah merasa lebih baik dia pun berangkat kembali ke Jakarta. Namun beberapa hari kemudian rasa sakitnya kambuh lagi, dan dia pun dibawa ke rumahnya lagi. Sewaktu saya menjenguk dia, katanya dia cuma sakit polip(daging yang tumbuh di dalam hidung). Karena saya harus menyelesaikan tugas akhir saya maka saya kembali ke Semarang, dan 3 minggu kemudian saya menanyakan kabar dia ke salah seorang temen, Bagas, di Jogja, dan sayangnya diapun belum tau keadaan terbaru dari Andri di rumah, namun adik saya mengirim pesan di saat yang tepat yang memberitahukan kalo keadaan Andri makin parah. Adik saya cuma kasih tau kalo Andri yang sekarang fisiknya beda banget dengan Andri yang dulu. Dalam hati saya bertanya-tanya apa yang terjadi dengan temen saya tersebut. Saat menerima pesan dari adik saya, saya sedang dalam perjalanan dari Jogja ke Semarang. Dan sesampai di Semarang saya berencana untuk pulang ke Kebumen untuk melihat kondisi temen saya tersebut. Dan pada pagi harinya saya pun pulang ke rumah. Saya baru bisa menjenguk pada sore harinya, dan alangkah terkejutnya saya melihat kondisi dia saat itu.

Banyak orang yang meneteskan air mata saat melihat kondisi dia saat itu. Saya sendiri pun tidak sanggup melihat keadaan dia saat itu, dengan tubuh dia yang kurus, dan dengan mata dia yang seakan-akan keluar,tak kuat saya melihat keadaan dia. Namun diapun tak megucapkan sepatah kata pun saat bertemu dengan kami, sepertinya dia sudah pasrah dengan kondisi dia saat itu. Dan pada malam harinya, sekitar pukul dua dini hari, saya terbangun dari tidur, dan beberapa saat kemudian terdengar orang mengetuk pintu rumah. Kemudian Bapak saya menerima orang yang mengetuk pintu tersebut dan saya mendengar kabar bahwa Andri sudah menghadap Illahi, kabar yang seakan-akan tidak bisa kupercaya.

Setelah kepergiannya, saya sering teringat dengan ucapan-ucapannya dan saat - saat masih bersamanya. Memang kita merasa memiliki setelah kita kehilangan. Saya pun demikian, banyak kenangan-kenangan indah yang t'lah kami lalui bersama, dan kenangan-kenangan itu yang sering menjadi pemompa semangat saat semangat kita mulai padam. Anda juga harus mempunyai kenangan-kenangan indah untuk "memompa" kembali semangat anda di saat anda Feeling Lonely-Down.
Ingatlah sesuatu hal-hal yang mempunyai kesan di hati, kata orang bijak, sesuatu yang paling kejam di dunia adalah masa lalu, dimana kita tidak pernah bisa kembali lagi kepadanya, maka gunakanlah saat ini untuk 'mencetak' kenangan-kenangan indah untuk masa depan. Biasakan selalu berpikir positif, hal ini akan mempermudah anda dalam menghadapi tantangan dalam hidup ini.
Peristiwa itu juga t'lah semakin menyadarkan saya bahwa apapun bisa terjadi dalam waktu yang tidak kita duga - duga. Seperti pada lirik lagu Creed tadi, bagaimana sesuatu dapat terjadi dalam waktu yang singkat. Seharusnya hal ini yang selalu kita pikirkan agar kita selalu dekat dengan Sang Pencipta.
........Berpikir Positif, berusaha keras dan selalu berikhtiar kepada Sang Pencipta adalah kunci kesuksesan dalam menjalani hidup...............

MIND & SOUL

"Just as our body requires vitamins and supplements, our mind and soul, similarly, require nourishment to face the challenges of life. Some story maybe can touches a part inside of us, reminds us of the many simple mistake that we unconsciuously commit everyday, and trigger us to take simple step to change towards the better." (Adapted from James Gwee T.H., MBA's word for book "Time to Change" by Hary Subagya )

Everyday, every hour, everyminute, and everysecond the world is changing. Not only everybody who's changing but also the environment, the earth, and the world, Everything is changing. Are you ready for the change?Don't you underestimate yourself, belive me, that you could get more succes than that you've got. Because the the option is yours. Yourself that decide your way, not anyone else. Please choose your way....keep in idle situation or changing with the world...........

This blog I fill with both motivasional and inspirational story that I addapted from Hary Subagya's book with the title "TIME TO CHANGE". This blog also I fill with some motivasional & inspirasional words. I wish that my blog can trigger you to take a step to succes. You also can send your story that can trigger us to take step forward. KEEP SMILE, KEEP MOVING, AND KEEP THE SPIRIT

Jaga Relasi


Semalam saya ngobrol-ngobrol sama kakak saya, meskipun tinggal di rumah yang sama tapi kami jarang punya waktu untuk ngobrol, yah,,,karena saya seorang anggota BP7 (Berangkat Pagi-Pagi Pulang Petang Penghasilan Pas-Pasan,he2,istilah kakak saya juga tuh!) dan kakak saya sebagai orang kontraktor yang tidak mengenal jam kerja, siang, malam, bahkan dinihari.

Setelah mereview pekerjaannya saya sempatkan untuk membahasa topik yang ringan. Dia mulai dengan nanyain bagaimana kerjaan saya, kondusifkah? ato ada masalah dan saya katakan sampai saat ini saya masih dalam kondisi yang nyaman. Dan seperti biasanya, diapun memberi wejangan pada saya. Kali ini yang dia kasih adalah pentingnya menjaga relasi dalam dunia kerja.

Kakak saya menjelaskan bahwa relasi bukan hanya sekedar hubungan saling kenal antar personal, namun lebih dari itu, kakak saya menjelaskan dalam relasi itu usahakan agar jangan sampai ada perkataan maupun tindakan kita yang dapat menimbulkan luka atau menyakiti relasi kita. Sebagai contoh sederhana, gosip-gosip d tempat kerja, yaitu pendapat-pendapat atau kritikan-kritikan yang tidak konstruktif. Maksudnya adalah pendapat-pendapat yang muncul di belakang, tidak langsung kepada orang-orang yang kita kritik. Kritik dikatakan membangun jika kita sampaikan langsung kepada orang yang kita kritik, jadi tidak hanya di belakang dia saja.

Lebih lanjut dia menceritakan mengenai kisah "Paku di Pagar Kayu". Kisah ini menceritakan seorang atasan yang kerap menyakiti hati para bawahannya. Dan ia pun merasa dirinya seperti itu. Lalu pergilah Ia ke orang bijak untuk menceritakan hal tersebut dan mencari solusi. Kepada "orang bijak" ia mengatakan ingin mengubah perilakunya tersebut. Setelah mendengar cerita "pasien"nya tersebut, Si orang bijak meminta kepada "pasien"nya untuk menancapkan paku di pagar kayu rumahnya setiap kali dia merasa telah menyakiti orang lain. Dan sampai pada suatu saat orang tersebut belum dapat berubah.

Kemudian orang tersebut datang lagi kepada si Orang bijak. Mendengar cerita dari pasiennya, si orang bijak cuma meminta supaya setiap kali "pasien"nya tersebut melakukan kebaikan, cabutlah paku yang telah ditancapkan di pagar halaman rumahnya. Dan sang "pasien" kembali lagi ke rumah. Setelah semua paku tercabut, si "pasien" datang lagi kepada Orang Bijak,dia mengeluh karena belum juga berubah. Dan Orang bijak bertanya pada sang pasien,

"Bagaimanakah pagar kayu rumahmu?"
"Tidak sebagus yang dulu sebelum saya tancapkan paku-paku di atasnya." jawab si pasien.
"Nah, itulah,,,,,," kata orang bijak.


Apakah maksud dari kisah itu,,,,,????pesan dari cerita tersebut adalah seberapapun besar kebaikan kita, tak akan mampu menghilangkan luka yang pernah kita torehkan pada seseorang. Betapapun kecilnya luka itu, tetap akan ada bekasnya. Dari cerita ini mungkin dapat menginspirasi kita untuk senantiasa menjaga relasi kita terhadap sesama. Jagalah baik-baik tali silaturahmi yang anda miliki dan kembangkanlah selalu semangat persahabatan anda.........Terima Kasih,,,,Salam Sukses,,,,,,,,,,,,

Change........!!!!!!!!!!!!

Change……….Sebuah kata yang menurut saya sedang begitu Booming, Selain karena dalam masa kampanye perubahan Iklim namun juga identik dengan munculnya Calon Presiden USA, Barack Obama, yang mencatat rekor sejarah dengan menjadi Calon Presiden US dari Bangsa kulit hitam. Bang Obama menyerukan isu perubahan untuk menarik simpati para pendukungnya. Dan kenyataanya Barack Obama berhasil menjadi calon Presidan US dengan isu “Perubahan” tersebut. Terlepas dari sang fenomana Barack Obama, saya sudah menganggap kata “Change” sebagai kunci untuk memulai sesuatu yang baru dalam kehidupan saya ini. Untuk lebih detailnya pada cerita berikut ini.

Beberapa bulan lalu, saat aku reses sehabis ujian Skripsiku (dan revisi-nya tentunya), dan menunggu saat wisuda saya membeli buku “Time to Change” karangan Hary Subagya . Setau saya Hary Subagya adalah seorang Motivator ulung, kalo dalam masalah keuangan kita sudah punya Tanadi Santoso, Tung Desem Waringin, dan lain sebagainya yang memberikan ide2 segar dan mudah dicerna. Bahkan kadang sesuatu yang begitu sederhana namun memiliki influence/pengaruh yang cukkup besar. Untuk contoh-contohnya coba anda cari sendiri di radio-radio atau klik ke : http://www.beraniegagal.com/ oleh Dodi dan Ryan.

Kembali ke kata “Change”. Pada buku “Time to Change” tersebut ada sebuah cerita. Kurang lebih begini cerita:

Di sebuah kota yang indah, damai, dan tentram para penduduknyapun hidup dengan tenang. Dan pada suatu ketika ada kabar yang menyatakan bahwa Air di kota tersebut akan tercemar dengan racun yang membuat si peminum akan menjadi aneh, yaitu tidak bisa bicara dengan bahasa yang digunakan di kota itu saat ini. Dan khawatir akan hal tersebut, salah seorang penduduk kota menyimpan persediaan air bersih sedemikian banyak dan membuat sumur pribadi.

Dan sampai pada saat kabar tersebut menjadi kenyataan, mula-mula hanya sebagian penduduk kota yang terkena pengaruh racun tersebut, namun seiring berjalannya waktu maka semakin banyak penduduk yang berbicara dengan bahasa aneh. Hingga pada akhirnya hanya ada satu orang yang bertahan, yaitu orang yang membuat sumur tadi. Namun lama-kelamaan orang tersebut jadi kebungungan, karena tidak ada orang yang bisa diajak untuk bicara, sehingga seolah-olah dia-lah yang menjadi orang aneh di kota tersebut. Dan karena tidak kuat dengan keadaan tersebut, maka dia pun meminum air yang sudah terkena racun tersebut. Dan akhirnya dia pun mendapatkan kembali teman-temannya yang sempat menjadi “orang aneh”.

Cerita yang bagi saya cukup memberi perenungan, dimana kita harus selalu berubah dan menyesuaikan dengan zaman (Dengan hal-hal yang positif donk….). Ya misalkan saja kita (atau saya sendiri) masih begitu Gap-Tek dengan perkembangan Informasi, maka saya juga akan kurang dalam peningkatan performance saya. Demikian pula dengan Anda!. Saya pikir dunia cyber masih terbuka lebar untuk dipelajari. Maka sekarang saatnya kita untuk mencoba mengikuti arus perubahan teknologi informasi. Bisa kita mulai dengan bikin blog pribadi, kemudian bikin web sendiri, jadi web desainer, dan bisa juga jadi Internet Marketer. Pokoknya jangan pernah patah semangat..!!!!!!!!

Wake Up Guys……….it’s TIME to CHANGE………………


"JANGAN PERNAH TAKUT UNTUK BERUBAH, WALAUPUN SEDIKIT, NAMUN TAKUTLAH KAMU JIKA KAMU TIDAK BERUBAH"
(Pepatah Cina)