Saturday, 1 August 2015

Semua keinginan akan berujung ke ...................

Aku ingin begini, aku ingin begitu, ingin ini-itu banyak sekali...... pasti udah tau lagunya siapa ini ya, he3. Jika semua keinginan dapat dikabulkan, entah itu lama atau cepat terkabulnya, apakah kita bisa langsung bahagia/senang saat berada pada posisi yang kita idamkan itu?Mungkin iya, mungkin tidak, atau mungkin iya untuk sementara, mungkin juga tidak untuk sementara. Dan jika atau belum juga terkabul, mungkin kita kecewa, mungkin juga tetep sabar bagi yang masih kuat. Entahlah,,,, aku juga bingung. Paradoks itu nyata. Kadang, hidup yang kita keluhkan adalah hidup yang orang lain inginkan. Mungkin juga, situasi yang kita keluhkan adalah situasi yang kita inginkan di hari lalu. Bagi saya, susah membedakan antara anugrah atau musibah. Karena seringkali "musibah" waktu lalu menjadi anugrah di kemudian waktu, begitu juga sebaliknya. Tepatlah Allah berfirman bahwa Dia Mengetahui, sedangkan kita tidak mengetahui. Mungkin yang benar adalah ingat bahwa semua sesuai kehendaknya. Semua keinginan harus diakhiri dengan kalimat "Rabbana atina fiddun'ya hasanah wa fil akhirati hasanah waqina 'adzabannar".