Monday, 22 December 2008

HAPPY MOTHER'S DAY

Demi Rp 480 Juta, Anak Biarkan Ibunya Meninggal

SHANGHAI, JUMAT — Wang Kouma (54) sungguh keterlaluan. Dia membiarkan ibunya, Teng Jindi (83), seorang diri di taman kota di Shanghai, China, Oktober 2007, yang berakibat pada kematian perempuan tua itu.

Padahal, sebelumnya Wang sudah menerima 270.000 yuan atau sekitar Rp 480 juta sebagai uang tunjangan pemerintah bagi sang ibu. Ulah Wang yang tak semestinya itu membuat pengadilan memutuskan Wang harus meringkuk 18 bulan di penjara.

Harian China Daily, Jumat (19/12), melaporkan, pemerintah memberikan uang tersebut kepada Teng sebagai bagian dari program bagi warga lanjut usia agar bisa memperoleh rumah yang lebih memadai. Rupanya, Wang memanfaatkan uang itu untuk keperluannya sendiri dan membiarkan ibunya di taman kota yang berangin dan berudara cukup dingin pada bulan Oktober.

Polisi menemukan Teng di taman tersebut dan membawanya ke sebuah tempat penampungan hingga dia meninggal tiga bulan kemudian karena serangan jantung. Polisi mengimbau empat putra dan dua putrinya agar merawat sang ibu, tetapi mereka menolak karena sudah menjadi tanggung jawab Wang.


Sumber :
http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/20/07251641 demi.rp.480.juta.anak.biarkan.ibunya.meninggal.

Semoga di hari Ibu ini kita bisa lebih mencintai Ibu kita. Masih ingatkah anda saat masih kecil, pada masa anak - anak, remaja bahkan sampai kita dewasa kita sering bermanja - manja, mengadu kepada Ibu saat kita ada masalah dengan teman, atau bahkan mungkin dengan ayah kita sendiri. Sungguh beruntunglah bagi kita yang masih mendapatkan kasih sayang seorang Ibu.

Cinta Ibu sungguh begitu kuat dalam diri kita, kasih sayang yang mereka berikan dari kita masih di dalam kandungan hingga kini tak pernah pudar ataupun berkurang sedikitpun. Ibu tak pernah mengeluhkan beratnya pekerjaannya sebagai Ibu untuk merawat kita. Oleh karena itu tidak sepatutnya pula kita mengeluhkan beratnya masalah kita kepada Ibu. Tapi jika untuk sekedar sharing mungkin tidak mengapa, tapi jangan pernah mengatakan pada Ibu masalah berat yang sedang kita hadapi. Karena meskipun masalah itu sudah selesai, namun Ibu akan terus memikirkan masalah kita tersebut.

Saya masih ingat saat kakak perempuan saya ada gejala kanker payudara, meskipun sudah dioperasi, namun Ibu saya tetap memikirkannya, dan saya lihat masalah tersebut menjadi beban pikiran Ibu saya hingga kellihatan badannya agak kurusan dari biasanya. Apalagi untuk Ibu kita yang sudah memasuki usia senja, berikanlah kepada mereka hal - hal indah yang kita alami.

Apakah yang seorang Ibu harapkan dari seorang anak? Saya kira bukanlah harta benda ataupun balas jasa dari seorang anak untuk Beliau, tetapi yang dia harapkan adalah agar kita dapat meraih sukses dalam kehidupan ini. Maka jangan biarkan diri kita menjadi beban pikiran bagi orang tua kita. Tunjukkanlah kepada mereka bahwa mereka telah melahirkan dan mendidik kita dengan benar. Mungkin inilah kado terbaik bagi mereka di usia senja mereka.

Sekali lagi, SELAMAT HARI IBU,,,,,Happy Mother's Day,,,

"IBU BUKANLAH TEMPAT KITA BERSANDAR, KARENA MEREKALAH YANG MEMBUAT KITA MAMPU TEGAK BERDIRI" - Mario Teguh -

Saturday, 20 December 2008

Menikmati Proses

Pas saya chatting (hi,,,hi,,,hi,,,jadi ketahuan tukang chating nie,,,,) ada anak SMA yang tanya sama saya, katanya " Mas, tolong kasih masukan donk, aku khan mau nerusin sekolah (red-kuliah),,,,," saya agak bingung juga mau jawab gimana, karena saya pas kuliah dulu juga bukanlah mahasiswa yang baik atau teladan,,,,he2,,,.Tapi saya katakan sama dia kalo kuliah itu bukanlah sekedar mencari ijasah, gelar, ataupun nilai bagus. Tapi kalo saya dulu sie, jujur saja y, saya kuliah untuk mendapatkan gelar dan nilai yang bagus dan saya rasa teman2 saya juga demikian. Jadi target utamanya adalah mendapatkan gelar dan nilai yang bagus.

Namun setelah saya lulus dan bekerja, ternyata ijasah dan nilai bagus hanya sedikit memegang peran dalam dunia kerja. Karena setelah bekerja, ijasah dan nilai bagus itu menjadi semacam beban bagi kita. Ya misal kalo kita lulusan dari Universitas terkemuka dengan nilai IPK yang tinggi, namun di dunia kerja kualitas kita berada di bawah kualitas yang ada di ijasah atau transkrip nilai kita, apa kita tidak malu,,,,he3 (bagi yang masih punya malu sie,,,).

Dalam buku Manajemen Qolbu karya Aa Gym dikatakan bahwa jika kita melakukan sesuatu, nikmatilah prosesnya dan dengan sendirinya pasti hasilnya juga pasti kita rasakan. Jadi bukanlah hasil yang akan kita dapatkan tetapi proses untuk mendapatkan tujuan kita lah yang banyak mengandung pelajaran - pelajaran yang sangat berharga.

Jadikan aktivitas - aktivitas yang positif untuk menjadi kebiasaan dalam keseharian kita, misalnya saja membaca buku - buku tetang hal yang anda sukai, luangkan waktu 10 - 15 menit sehari untuk membacanya, maka anda akan merasa kegiatan membaca bukanlah hal yang membosankan dan lambat laun akan menjadi kebiasaan anda sehari - hari.Jadi satu hal yang harus kita ingat adalah "Menikmati Proses".

"KITA BEKERJA UNTUK MENJADI SESUATU, BUKAN UNTUK MENCARI SESUATU" - Elbert Hubbard -

Sunday, 7 December 2008

Run Your Life

Ada temen saya dan kakak kelas saya yang belakangan ini sering mengeluh mengenai pekerjaannya. Mungkin lebih tepatnya mengenai orang - orang yang satu kantor dengan mereka. Mereka bilang rekan kerja yang ini beginilah, yang itu begitulah, ya saya pernah juga merasakan hal yang seperti itu juga, merasa tidak cocok dengan orang di sekitar kita berada dan bukan dalam lingkup pekerjaan saja tentunya tetapi di rumah, di tempat kumpul, dan sebagainya.

Dalam menyikapi persoalan yang demikian orang memiliki cara yang berbeda - beda dalam menanggapinya. Namun kalau saya sendiri untuk saat ini masih "menikmati" ketidakcocookan antara saya dengan rekan kerja ataupun teman - teman saya. Kadang juga ada cercaan dari mereka, namun saya anggap itu sebagai suatu cobaan untuk kesabaran diri saya ini, he2.

Jadikan kritik, saran, atau bahkan hinaan yang kita dapat untuk memotivasi diri kita untuk berusaha menjadi lebih baik. Jangan jadikan kritik - kritik tersebut menjadi beban kita untuk melangkah. Jika kritik - kritik tersebut menjadi beban bagi diri kita maka kita tidak dapat bergerak maju dengan cepat.Sama seperti kita membawa beban di punggung kita, maka kita tidak akan bisa lari dengan kencang. Oleh karena itu lepaskan bebanmu dan larilah menuju cita - citamu.

Wednesday, 3 December 2008

Untuk Apa Hidup Anda ?

Dulu saya sering mengeluhkan, "kenapa Ayah saya mau repot - repot mengurusi urusan orang lain yang sepertinya tidak memberi efek pada Beliau ataupun keluarganya,,,???" Dan sampai saat ini pun dengan usianya yang sudah di usia senja beliau pun masih melakukannya. Dan kakak saya pun seperti mewarisi sifat Ayah saya tersebut. Dan saat akhirnya kakak saya bercerita, Kakak saya sedikit menceritakan mengapa dia mau melakukan hal - hal yang sedemikian itu (red-mengurusi orang lain). Seperti cerita dari beberapa ulama, ada beberapa kategori orang di masyarakat, tentunya anda sudah tahu, yang di antaranya itu adalah manusia wajib, manusia sunah, manusia mubah, ato malah manusia haram,,,(semoga kita semua termasuk kategori manusia wajib, Amin).

Dan dalam Hadist juga menyebutkan bahwa "Sebaik-baik umat adalah yang banyak manfaatnya bagi umat yang lain". Selain itu Pakar Fisika Om, Albert Einstein juga mengatakan bahwa "Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna".

Dan dengan dasar motto di atas saya pun ingin mendapat "warisan" dari sifat ayah saya yang sewaktu kecil selalu saya keluhkan. Dan satu hal yang selalu saya pegang dalam sehari - hari saya hadist yang berbunya :

"Janganlah kamu terlalu menyukai sesuatu, karena suatu saat kamu akan membencinya, dan janganlah kamu terlalu membenci sesuatu, karena suatu saat kamu akan menyukainya,,,"

Dan hal itu sudah saya alami berulang kali dalam hidup saya. Semoga misi saya dan anda semua untuk menjadi manusia yang memeberi manfaat bagi sebanyak - banyak umat dapat terwujud, Amin,,,,,,,Dan Semoga wacana saya ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi dalam diri anda. Terima Kasih,,,,,

Monday, 1 December 2008

Bertarung.....!!!!!!!!

Apakah anda memepunyai impian,,??? saya yakin tentu ada punya,,,bahkan anda mempunyai banyak impian yang ingin anda wujudkan. namun sudah seberapa jauhkah usaha anda untuk mewujudkan impian - impian tersebut,,,???? Dan dalam mewujudkan impian - impian anda tersebut pasti anda juga menemui rintangan - rintangan yang cukup berat atau bahkan sangat berat bagi anda saat ini. Tetapi memang itulah jalan yang harus anda lalui untuk mewujudkan mimpi - mimpi anda tersebut. Anda tidak sendirian karena orang lain pun demikian dalam mewujudkan impiannya.

Jangan pernah takut untuk bermimpi bahkan kalo bisa milikilah impian sebanyak mungkin, tetapi harus diimbangi dengan usaha. Jangan takut untuk bertarung melawan rintangan - rintangan yang ada dalam usaha anda mewujudkan usaha anda dalam mewujudkan impian anda. Mimpi - mimpi yang anda miliki akan membimbing anda untuk menjadi pribadi yang selalu lebih baik dari waktu ke waktu. Jika anda tidak berani menghadapi rintangan - rintangan yang anda suatu saat anda akan dihantui rasa penyesalan karena anda gagal mewujudkan impian anda. Oleh karena itu jadilah petarung - petarung untuk impian anda.


"JADILAH ANDA PETARUNG - PETARUNG BAGI IMPIAN ANDA, JIKA TIDAK ANDA AKAN MENJADI TAWANAN PERASAAN PENYESALAN ANDA DI MASA MENDATANG " - Mario Teguh -